Ada sebuah warung kecil berukuran 3 x 4 meter, letaknya di komplek pertokoan - Sudirman Agung Denpasar, warung tersebut menempati lorong lantai satu, di depan tangga. Di kelola oleh 4 orang, dalam 1 keluarga. Pemimpinnya seorang bapak yang juga bekerja sebagai cleaning service di beberapa toko di pertokoan tersebut. Dengan menyewa sebesar 200 rb perbulan, warung tersebut telah menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan keluarga. Buka mulai pukul 8 dan tutup sekitar pukula 6 sore - dengan masa produktif kira2 10 Jam perhari, warung tersebut memperoleh penghasilan rata-rata 700 - 800rb perhari. Bila dipotong pengeluaran untuk belanja ini itu yang katanya sebesar 400 rb, keutungan bersihnya sekitar 300 - 400rb perhari.Bandingkan dengan pengasilan seorang Sales Manager sebuah hotel top, bintang 4-5 di Bali, yang banyak tidak mencapai 4-5 juta rupiah per bulan. Bahkan banyak Director of Sales pun yang kesana kemari bermobi dan bersupir, tidak berpenghasilan 300rb perhari.
ada kisah-kisah lain yang membeberkan fakta bahwa serba top serbah wah itu.. ternyata kulit luarnya saja. Gaji 1 juta untuk pegawai reservation, receptionis, front office hotel berbintang sudah sangat optimal. Sedangkan security, bell boy dan cleaning service tentu dibawah dari itu.
Pegawai travel, tour operator, airlines juga sekitar-sekitar itu saja. Mungkin di tambah service perbulannya, lalu di potong ini itu sebulan hanya bisa menabung 200-300rb, atau 10rb/hari.
Tidak harus terpesona dengan penampilan luar, bersih dan kerja di tempat ternama, karena penampilan luar kadang menipu. Yang terkesan kampungan, urakan dan serba sederhana seringkali membuat kita terpesona.
Jajanan wedang ronde di Jln Teuku Umar - Buka mulai pukul 18 sore hingga 02.dini hari, rata-rata 1 hari di atas 1,5 juta. Bubur ayam di depan Liby yang buka 24 Jam meraup keuntungan kotor sekitar itu juga, dengan keuntungan bersih sekitar 10 juta perbulan. Dan yang lumayan mengejutkan penjual onde onde kaki lima di Teuku Umar.. untuk menyewa tempat ia harus mengelurkan kocek sebesar 1,5 juta perbulan. Nah bila dia mampu membayar 1,5 juta perbulan, tentu keuntungan berlipat dari itu.
berani mencoba??
No comments:
Post a Comment