Wednesday, January 10, 2007

puyengnya jadi karyawan

Salah satu kata-kata Mahatma Gandhi yang terkenal adalah: Bumi ini cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup manusia, tapi tidak akan cukup memenuhi keserakahan satu orang".

9 Tahun lalu dengan gaji 600 ribu cukup untuk kebutuhan hidup 1 bulan, plus masih bisa nabung 50.000. Sementara 7 tahun lalu dengan penghasilan 900 ribuan masih bisa menyisihkan uang bangsa 150.000 an. Nah sekitar tahun 2002 salary pun dinaikan jadi 1,2 + ini itu pokoke total jendral 1,5-1,6 jt - namun selalu diikuti oleh peningkatan kebutuhan, termasuk untuk selalu bisa meningkatkan jumlah tabungan. Maka diusahakan untuk bisa menabung sebesar 300-500 ribu.

Bila satu bulan bisa nabung 400 ribu, maka satu tahun menjadi 4,8 juta. Kalo harga rumah saat itu harga rumah sederhana rp. 120 - 140 juta maka diperlukan waktu 20 tahun, itu dengan estimasi ada peningkatan jumlah tabungan tiap tahun sebesar 100.000, misalkan tahun 2005 sanggup menabung 600 - 700 rb, tahun 2007 jadi 800 rb. Eit tunggu dulu, paska kenaikan BBM tahun tahun 2006 lalu rasanya sangat sulit untuk meningkatkan jumlah tabungan.

Jadi walau penghasilan jadi 1,8 juta, dipastikan kekuatan menabung akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang mungkin menambah penghasilan adalah dengan merger dua orang yang sama-sama bekerja (menikah). Dengan catatan belum memiliki anak. Saat kekuatan menjadi dua, diperkiraan hanya perlu waktu 15 - 20 tahun untuk memiliki rumah sehat, yang harganya juga meningkat.

Puyeng kan kalo selalu menjadi realistis,?? apalagi karyawan yang rasionalis dan realistis..

Tampaknya dunia terlalu cukup untuk memenuhi kebutuhan karyawan di indonesia..

Tuesday, January 02, 2007

2007 (poet)

menabur
dalam tanah basah
oleh air hujan semalam
cemas,
padahal malam ini tak ada hujan
tapi
duka tak jua berlalu,
padahal tahun bertemu, bulan ditinggalkan
satu persatu membawa jawaban sendiri
dalam prasangka
atau sekedar rasa
ada apa 2007?

Duh dirjen postel ku pelawak amatiran


Saat jutaan orang di banyak negara Asia ketar ketir, keringat dingin dan perasaan was-was karena tak bisa mengakases internet untuk jaringan internasional.. dalam waktu yang tak pasti berapa lama, plus cemas akan kabar berita, dampak informasi dan ekonomi yang ditimbulkannya.. eehh tiba-tiba munculah seorang pelawak baru jebolan negeri ku. Tak tanggung2 pelawak tersebut menjabat sebagai Dirjen Pos dan Telekomunikasi di Indonesia.. Celotehnya " saatnya kita bisa berpuasa Internet" hahaha.. lucu kan?? hahahahaha...

dari sini saja kita bisa nebak isi kepala, pengetahuan dan pemahaman pelawak baru ini tentang dunia Internet? ... tak perlu di kupas lebih dalam apa isi pikirannya, cukup tersenyum atau kalo bisa tertawa keras-keras hahahaha..
Ada juga orang dengan jabatan sangat strategis dari instansi yang sangat vital, tapi tidak tahu apa bidangnya, tidak tahu perkerjaan yang menjadi bidangnya. Beliau tidak tahu apa arti internet???

lucu.. hahaha, benar-benar pemimpin aneh dari negeri penuh anomali
mari kita tertawa bersama atas munculnya pelawak paling lucu di akhir tahun hahahahahaha